menghitung aliran darah ikan (lagi insaf di kampus)

Posted: May 15, 2010 in Kuliah Perikanan
Tags: , , , ,

Sistem Peresaran Darah Ikan

Saluran pembuluh darah utama pada ikan adalah arteri dan vena.
arteri (pembuluh nadi) adalah pembuluh darah yang kuat, berdinding tebal dan tidak memiliki klep-klep, berfungsi membawa darah yang berasal dari jantung.
vena (pembuluh balik) adalah pembuluh darah yang tipis, memiliki klep pada jarak tertentu, berfungsi membawa darah kembali ke jantung.

renal portal hanya terdapat pada ikan dan amphibi, sedangkan vertebrata tingkat tinggi hanya memiliki sistem hepatik portal.

Pembuluh darah yang lebih kecil adalah pembuluh cabang atau pembuluh kapiler yang menuju ke kulit, otot, organviseral, dan tulang belakang. Hemodinamika dari sirkulasi :

1)                  Sirkulasi sistem (peredaran umum)  : jantung → arteri → jantung

2)                  Sirkulasi pulmonale : jantung → arteri pulmonale → arteri → arteriole → venulie → vena → vena pulmonalis → jantung. Aliran darah dapat terus berlangsung walaupun pada pembuluh kecil banyak hambatan dan tahanan karena darah dipompa dengan perbedaan tekanan. Akibat adanya perbedaan tekanan maka aliran darah dapat terjadi.

Dinding pembuluh darah bersifat elastis sehingga volume pembuluh darah tersebut dapat berubah-ubah dan dapat menyimpan tekanan didalamnya.

Pada setiap kontraksi jantung maka terdapat 2 jenis energi yang disalurkan ke darah yaitu, energi kinetik, energi yang menyebabkan darah menyebar, dan energi potensial yaitu energi yang tersimpan dalam pembuluh darah yang akan menimbulkan tekanan darah.

Sistem peredaran darah melayani banyak fungsi, secara umum adalah sebagai alat transport :

• transport gas-gas antara jaringan, insang atau paru-paru

• transport laktasi dari otot ke insang dan hati•transport gula kembali ke jaringan
• transport bahan-bahan asing ke ginjal, dimana bahan asing yang dapat larut dikeluarkan dan yang berupa sel dipagositasi.

•  transport hasil pencernaan dari usus ke hati, kemudian disimpan

2.2 Pola Umum Peredaran Darah Pada Ikan

Dari jantung melalui ventral aorta menuju insang sesudah terjadi pertukaran gas di insang, darah antara lain melalui route saluran-saluran kecil tapi penting, yaitu melalui arteri coronary darah meninggalkan insang ke dua kembali ke jantung. Juga terdapat pembuluh branchial yang merupakan jalan pintas dari insang untuk kembali ke jantung, yaitu bila tidak semua output cardiac dibutuhkan oleh dorsal aorta dan pembuluh efferen yang lain.

Dari insang pertama sebuah pembuluh menuju ke Pseudobranch, kemudian ke kelenjar choroid mata, (sebelum dihubungkan kedalam sistem Vena) peranan kedua organ ini adalah sebagai ventilasi kontrol dan sekresi gas ke cairan mata.

Dorsal aorta adalah sumber darah terbesar dari insang ke seluruh tubuh. Dari sisi darah disuplai ke kepala, otot, ginjal dan semua organ pencernaan melalui pembuluh kapiler. Dari otak darah kembali ke jantung melalui vena cardial anterior yang berhubungan dengan cardial umum tunggal. Cardial umum juga berhubungan dengan vena cava posterior yang juga berhubungan dengan vena kecil dari otot-otot badan anterior. Sebaliknya dari otot-otot posterior, darah melalui vena caudal masuk ke pipa-pipa kapiler yang mengelilingi tubuli ginjal yang berperan pada sistem renal portal.

Vena-vena organ viceral (kecuali) hati memegang peranan penting pada sistem portal hati. Kedua sistem ini merupakan kolam-kolam darah dimana produk-produk metabolik dapat berdifusi. Sistem renal portal hanya terdapat pada ikan dan amphibi, sedangkan vertebrata tingkat tinggi hanya memiliki sistem hepatik portal.

2.3       Nikotin

Nikotin adalah sebuah senyawa kimia organik, sebuah alkaloid yang ditemukan secara alami di berbagai macam tumbuhan seperti tembakau dan tomat. Nikotin merupakan 0.3 sampai 5% dari berat kering tembakau yang berasal dari hasil biosintesis di akar dan diakumulasikan di daun. Nikotin merupakan racun syaraf yang potensial dan digunakan sebagai bahan baku berbagai jenis insektisida. Pada konsentrasi rendah, zat ini dapat menimbulkan kecanduan. Nikotin memiliki kemampuan karsinogen terbatas yang menjadi penghambat kemampuan tubuh untuk melawan sel-sel kanker, akan tetapi nikotin tidak menyebabkan perkembangan sel-sel sehat menjadi sel-sel kanker. Pada penggunaannya, nikotin dapat mempengaruhi syaraf dan peredaran darah.

2.4       Alkohol

Alkohol adalah zat penekan susuan syaraf pusat meskipun dalam jumlah kecil mungkin mempunyai efek stimulasi ringan. Walaupun pengaruh terhadap individu berbeda – beda, terdapat hubungan antarakonsentrasi alkohol di dalam darah (Blood Alkohol Concentration – BAC) dan efeknya. Euphoria ringan akan terjadi seiring dengan meningkatnya konsentrasi alkohol di dalam darah.

Hasil yang diperoleh membuktikan bahwa penambahan zat-zat kimia tersebut (nikotin dan alkohol) sangat berpengaruh terhadap kecepatan aliran darah.

Nikotin merupakan racun syaraf yang potensial dan digunakan sebagai bahan baku berbagai jenis insektisida. Pada penggunaannya, nikotin dapat mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Sehingga aliran darah lebih cepat, begitu juga dengan alcohol merupakan zat penekan susuan syaraf pusat meskipun dalam jumlah kecil mungkin mempunyai efek stimulasi ringan, sehingga aliran darah yang terjadi lebih cepat dibandingkan dengan penambahan nikotin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s